EKSISTENSI HOME INDUSTRY KERIPIK KETELA DI KECAMATAN TRAWAS KABUPATEN MOJOKERTO

ANGKUNANTA PUSPANGIRA

Abstract


Abstrak


Meningkatnya intensitas pembangunan di Kecamatan Trawas mengakibatkan penurunan 33,3% ketersediaan lahan, hal tersebut memberi dampak pada aspek sosial dan ekonomi. Salah satunya adalah dampak terhadap aktifitas home industry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi pada home industry keripik ketela di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.


Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan skor yang diperoleh dari hasil wawancara.  Variabel-variabel yang berpengaruh terhadap eksistensi dalam sebuah home industry adalah jumlah modal, bahan baku, jumlah tenaga kerja dan luas area pemasaran. Lokasi ini di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, subjek penelitian adalah pengusaha home industry keripik berjumlah 6 orang dan tenaga kerja sampel berjumlah 20 orang. Sumber datanya ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara dengan pedoman kuesioner kepada pengusaha dan tenaga kerja dan dokumentasi.


Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian eksistensi home industry keripik ketela yang diukur dari indikator sumber modal, ketersediaan bahan baku, ketersediaan tenaga kerja dan pemasaran sebesar 58.3% yang berada pada kategori eksistensi tinggi yang dipersepsikan aman untuk eksis keberadaan home industry keripik ketela di wilayah desa Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Keberadaan home industry keripik ketela di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto masih tetap bertahan sampai saat ini dan di masa yang akan datang, hal ini ditunjukkan dari penilaian eksistensi home industry keripik ketela yang diukur dari indikator sumber modal, ketersediaan bahan baku, ketersediaan tenaga kerja dan pemasaran yang berada pada kategori eksistensi tinggi yang dipersepsikan aman untuk eksis keberadaan home industry keripik ketela di wilayah desa Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.


 


Kata Kunci :  Eksistensi, Home industry, Modal.                                                                  


 


Abstract


The increased intensity of construction in Trawas Sub-District 33,3% decresed land availabiity, it could be effect on social and economic dimension. One of the impact on home industry activity. The purpose of this study was to determine the existence of cassava chips home industry in Trawas Sub-District Mojokerto District.


This study used quantitative descriptive based on the score by result of interview. Variables that influenced to the existence of home industry were capital resources, raw materials, labour power and range of marketing area. The setting of this study was in Trawas Sub-District, Mojokerto District. The subject of this research were 6 owners of home industry and 20 labours. The data consisted of primary and secondary data. The data were collected using interview that based on questionnaire given to owner and labour, and documentation.


The results of this study showed that the assessment of the existence of cassava chips home industry measured by its capital resources indicator, the availability of raw materials, the availability of labor power and marketing was 58.3% categorized as high and considered as perceived safe to exist the existence of cassava chips home industry in the village area around Trawas Sub-District, Mojokerto District. Home industry is able to survive until today and in the future referred to capital resources, the availability of raw materials, the availability of labour power and marketing was categorized as high and considered as perceived safe to exist the existence of cassava chips home industry in the village area around Trawas Sub-District, Mojokerto District.


 


Keywords: Existence, Home industry, Capital.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.