UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI NANOSILVER TERHADAP MUTU FISIK SEDIAAN FARMASI KRIM PELEMBAB WAJAH (Moisturizing cream) SILVER NANOPARTICLES (NANOSILVER) ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF THE PHARMACEUTICAL MOISTURIZING CREAM PREPARATIONS PHYSICAL QUALITY

Wilda Yuli Rahmawati

Abstract


Abstrak. Nanosilver merupakan partikel silver dengan ukuran interval 1-100 nm. Nanosilver dapat diaplikasikan ke dalam kosmetik sehingga dimungkinkan mampu sebagai zat antibakteri pengganti yang bersifat biocompatible dalam sediaan krim pelembab wajah, yang memiliki aktivitas  setara atau melebihi zat pengawet konvensional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri nanosilver konsentrasi 20 ppm berbagai variasi kadar penambahan (%v/b) yaitu 10%, 15% dan 20%, dalam sediaan  farmasi krim pelembab wajah. Nanosilver 20 ppm dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan TEM. Hasil karakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis yaitu  nanosilver 20 ppm tetap stabil dalam rentang ukuran nanometer selama waktu simpan 2 bulan  dengan ukuran  kluster pada hari ke-0  yaitu 16,62 mm dan hari ke-60 yaitu 16,78 mm. Hasil karakterisasi menggunakan TEM memiliki diameter kluster yang bervariasi mulai dari 16–24 nm hingga berukuran besar yaitu 38–42 nm, menunjukkan nanosilver 20 ppm masih berukuran nanometer. Pengujian aktivitas  antibakteri  nanosilver 20 ppm dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan bakteri uji Staphylococcus aureus. Pengujian nanosilver 20 ppm dengan kadar 10%, 15% dan 20% dalam sediaan krim pelembab wajah  menghasilkan zona hambat  10% yaitu 10,47 mm, 15% yaitu 11,97 mm, dan 20% yaitu 13,33 mm, dengan kategori respon hambat bakteri kuat. Selain itu juga dilakukan  uji organolaptis kepada 20 panelis untuk mengetahui mutu fisik krim pelembab wajah terhadap tingkat kesukaan. Data yang diperoleh menunjukkan tingkat kesukaan paling stabil dari segi bau, warna dan tekstur terdapat pada sediaan farmasi krim pelembab wajah dengan kadar (%v/b) nanosilver 20%.


 


Kata Kunci: Nanosilver, Krim Pelembab Wajah, Metode Difusi Cakram, bakteri Staphylococcus aureus, Uji Organolaptis.


 


Abstract. Nanosilver is a silver particle with interval size 1-100 nm. Nanosilver can be applied in cosmetics so as to be capable of as a biocompatible substitute antibacterial agent in a facial moisturizing cream, which has activity equal to or exceeds conventional preservatives. The purpose of this study was to investigate the antibacterial activity of nanosilver concentration of 20 ppm in various variations in the addition (% v / b) content of 10%, 15% and 20%, in pharmaceutical preparations of facial moisturizing cream. Nanosilver 20 ppm was characterized using UV-Vis and TEM Spectrophotometers. The characterization result using UV-Vis Spectrophotometer is 20 ppm nanosilver remained stable in the nanometer size range for 2 months with cluster size on day 0 which is 16.62 mm and day 60 that is 16.78 mm. The characterization results using TEM possess varying cluster diameters ranging from 16-24 nm to large sizes of 38-42 nm, showing nanosilver 20 ppm still nanometer-sized. The tests of 20 ppm nanosilver antibacterial activity were performed using disc diffusion method with Staphylococcus aureus test bacteria. Testing of nanosilver 20 ppm with content of 10%, 15% and 20% in facial moisturizing cream creates 10% inhibition zone is 10.47 mm, 15% is 11.97 mm, and 20% is 13.33 mm, with response category strong bacterial inhibitors. In addition, the organolaptis with to 20 panelists to know the physical quality of face moisturizing cream on the level of favorite. The obtained data showed the most stable level of preferences in terms of odor, color and texture is found in the pharmaceutical preparation of facial moisturizing cream with 20% (% v / b) nanosilver content.


 


Keywords: Nanosilver, Moisturizing Facial Cream, Disc Diffusion Method, Staphylococcus aureus bacteria, Organolaptis Test


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.