PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA MODEL PEMBELAJARAN ORIENTASI MASALAH, DEFINISI MASALAH, PENGAJUAN HIPOTESIS, PENGUJIAN HIPOTESIS, DAN EVALUASI (OrDeP2E) DI SMK KAL-1 SURABAYA

AGUSTIN SRI RAHAYU, ISMET BASUKI

Abstract


Untuk mencapai sumber daya manusia yang berkualitas dan meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan standar kompetensi, perlu adanya interaksi yang baik antara guru dan siswa. Perangkat pembelajaran merupakan hal penting dalam keterlaksanaan proses interaksi penyampaian materi oleh guru kepada siswa.

Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan dan mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran dasar lsitrik dan elektronika menggunakan model pembelajaran orientasi masalah, definisi masalah, pengajuan hipotesis, pengujian hipotesis, dan evaluasi (OrDeP2E). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi: (1) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) DLE, dan (2) lembar penilaian (LP) DLE.

Metode penelitian yang digunakan adalah adopsi dari metode Borg & Gall. Prosedur pengembangan penelitian ini yaitu: 1) analisis perangkat pembelajaran, 2) merancang desain perangkat pembelajaran, 3) pengembangan validasi dan revisi, 4) uji produk dan revisi. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest posttest design.

Hasil kelayakan perangkat pembelajaran dari aspek kevalidan meliputi: (1) RPP DLE pengukuran arus sebesar 3,45 kriteria sangat layak digunakan; (3) RPP DLE pengukuran tegangan sebesar 3,5 kriteria sangat layak digunakan; (4) RPP DLE pengukuran daya dan energi sebesar 3,45 kriteria sangat layak digunakan; (5) RPP DLE pengukuran faktor daya sebesar 3,5 dengan kriteria sangat layak digunakan; (5) LP pengetahuan DLE sebesar 3,58 dengan kriteria sangat layak digunakan. Dapat disimpulkan bahwa perangkat model pembelajaran OrDeP2E sangat layak digunakan dalam penelitian.

Hasil kelayakan perangkat pembelajaran dari aspek kepraktisan meliputi: (1) respon guru terhadap perangkat model pembelajaran OrDeP2E memperoleh respon sebesar 85,42% dengan kriteria sangat baik; (3) respon siswa terhadap perangkat model pembelajaran OrDeP2E memperoleh respon sebesar 88,19% dengan kriteria sangat baik. Hasil kelayakan perangkat dari aspek keefektifan meliputi: (1) kompetensi pengetahuan DLE dari uji-t dapat disimpulkan terdapat perbedaan kompetensi pengetahuan dasar listrik dan elektronika sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran menggunakan perangkat model pembelajaran OrDeP2E dengan kriteria tuntas nilai di atas 75.

Kata Kunci: perangkat pembelajaran, OrDeP2E, respon guru, respon siswa, kompetensi pengetahuan DLE.



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Teknik Elektro