PERBANDINGAN VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN TRAINER ROBOT LENGAN BERBASIS ARDUINO DENGAN TRAINER ROBOT LENGAN BERBASIS CM-530

Muhammad Ikhwanul Karim, Muhammad Syariffuddien Zuhrie

Abstract


Abstrak

Validitas merupakan tolak ukur suatuuproduk yang dikembangkan yang mengacu pada beberapaaaspek. Validasi media pembelajaran dilakukan agar media pembelajaran sesuai dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, efisien, serta dapat digunakan. dan dapatmmempermudah guru dalam menyampaikan materi danSsiswa menjadi lebih mudah memahami materi yang dipelajari.. Tujuan dari artikel ini membandingkan kevalidan antara 2 trainer dan job sheet robot lengan dengan dua syarat kevalidan yaitu validasi isi dan validasi konstruk untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari kedua trainer. Rata – rata hasil validasi trainer robot lengan berbasis CM-530 medapat skor rata – rata 92,73%, sedangkan trainer  robot lengan berbasis arduino sebesar 90%. Terdapat perbedaan sebesar 2,73% pada hasil validasi keduaAtrainer tersebut. Rata – rata hasil validasi job sheet robot lengan berbasis arduino mendapat skor 86,2%, sedangkan untuk job sheet robot lengan berbasis CM-530 mendapat skor rata – rata 91,15%. Terdapat perbedaan yang cukup terlihat, dengan selisih 4.95%. Meskipun trainer robot lengan berbasis Arduino memiliki hasil rata – rata sedikit lebih kecil, trainer tersebut memiliki komponen yang lebih banyak sehingga praktikum dapat lebih variasi. Apabila diamati dari sisi mikrokontrolernya. Arduino memiliki kemampuan proses data dibawah CM-530, namun arduino dapat dimasuki berbagai macam sensor, modul input dan juga modul output. CM-530 hanya dapat kompatibel dengan beberapa sensor dan juga membutuhkan software interface untuk melihat kondisi ketika program dijalankan, maka dari aspek konstruk trainer robot lengan berbasis arduino lebih unggul dari segi kompatibiltas dan fleksibiltas trainer.

Kata Kunci: Validasi, Perbandingan, Trainer, Robot Lengan.

Abstract

Validity is a benchmark for a product that is developed that refers to several aspects. The validationnofllearning media is done so that the learning media is in accordanceewith the material to bettaught tosstudents so that the learning process can take place effectively, efficiently, and can be used. and can make it easier for teachers to deliver material and students more easily understand the material being studied. The puspose of this article compares the validity between two trainers and a robot arm job sheet with two validation requirements, namely content validation and construct validation to find out the advantages and disadvantages of both trainers. The average validation results of the CM-530 arm based robot trainer obtaineddanaaverage score of 92.73%, while theAarduinobbased arm robot trainer was 90%. There is a difference of 2.73% in the resultssof the validation offthe two trainers. Theaaverage results of the Arduino-based robotic arm sheet job sheet got a score of 86.2%, while for the CM-530-based robot arm job sheet got an average score of 91.15%. There is a noticeable difference, with a difference of 4.95%. Although the Arduino-based robot arm trainer has slightly smaller average results, the trainer has more components so the practicum can be more varied. If observed from the side of the microcontroller. Arduino has the ability to process data under CM-530, but Arduino can be entered into a variety of sensors, input modules and output modules. CM-530 can only be compatible with a number of sensors and also requires a software interface to see the conditions when the program is run, so from cosntruct aspect the Arduino-based robot arm trainer is superior in terms of trainer compatibility and flexibility.

Key Word: Validation, Comparison, Trainer, Robot Arm.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Teknik Elektro