PERJUANGAN K.H. MUHAMMAD SHOLEH DALAM MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN ATTANWIR TALUN SUMBERREJO- BOJONEGORO TAHUN 1933- 1992

DEWI ROHMAWATI

Abstract


K.H. Muhammad Sholeh adalah pendiri, pengasuh, dan pemimpin Pondok Pesantren Attanwir dari Desa Talun yang mampu membawa perubahan yang sangat baik bagi masyarakat. Kondisi masyarakat Desa Talun Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro sebelum berdirinya Pondok Pesantren, banyak sekali perilaku masyarakat yang menyimpang dari ajaran agama Islam.


Selain itu, Beliau juga berjasa besar dalam mengembangkan Pondok Pesantren Attanwir. Beliau adalah Pendiri, Pengasuh, dan Pimpinan Pondok. Pada awalnya, Pondok Pesantren Attanwir adalah pesantren Salafiyah yang hanya mengkaji kitab- kitab kuning saja. Seiring  berjalannya waktu, pada tahun 1951, di bukalah pendidikan klasikal dengan membuka Madrasah Ibtida’iyah dan pada tahun selanjutnya semakin berkembang menjadi beberapa lembaga pendidikan modern tanpa meninggalkan ciri khasnya sebagai lembaga pendidikan islam tradisional.


Berdasarkan Latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Bagaimana sejarah berdirinya Pondok pesantren Attanwir Talun 2) Bagaimana perjuangan KH.Muhammad Sholeh dalam mengembangkan Pondok pesantren Attanwir Talun dari tahun 1933- 1992. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Untuk dapat memperoleh hasil yang baik pada skripsi ini peneliti melakukan penelusuran berupa dokumen, arsip, serta beberapa literature buku terbitan Pondok Pesantren Attanwir, wawancara dengan keluarga,tokoh masyarakat Desa Talun, santri Alumni Pondok Pesantren Attanwir serta melakukan penelusuran baik buku, skripsi, maupun jurnal yang relevan dengan Pondok Pesantren.


Hasil Penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut, Pertama Pondok Pesantren Attanwir berdiri di tengah- tengah masyarakat menyimpang dari syariat agama Islam. Berkat kerja keras dan perjuangan K.H. Muhammad Sholeh akhirnya mampu untuk merubah perilaku masyarakat Talun. Berdirinya Pondok Pesantren Attanwir merupakan bukti dari perjuangan yang telah dilakukan oleh K.H. Muhammad Sholeh. Dalam perkembangan selanjutnya, Pondok Pesantren Attanwir berupaya untuk dapat menyesuaiakan dengan perkembangan dunia modern sehingga pada 1951, di bukalah pendidikan klasikal dengan membuka Madrasah Ibtida’iyah dan pada tahun selanjutnya semakin berkembang menjadi beberapa lembaga pendidikan islam tradisional.


Kata kunci : Perjuangan KH. Muhammad Sholeh, Pondok Pesantren Attanwir.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.