Keefektifan LKPD Eubacteria Berbasis CTL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Divergen

Iva Khoirus Sa'idah, Isnawati Isnawati

Abstract


Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) membantu peserta didik untuk meghubungkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata, sehingga peserta didik dapat menerapkan materi pembelajaran untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan. Eubacteria merupakan mikroorganisme yang memiliki banyak peran, baik menguntungkan atau merugikan yang berkaitan dengan kehidupan. Kemampuan berpikir divergen diperlukan agar peserta didik mampu menemukan banyak kemungkinan jawaban untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan peran eubacteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan LKPD Eubacteria berbasis (CTL) yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan model 4-D. Tahapan model pengembangan ini adalah Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Dessaminate (penyebaran), namun pada tahap disseminate tidak dilakukan. Uji coba terbatas dilakukan pada 20 peserta didik kelas X MIA 7 MAN Sidoarjo. Instrumen penelitian dilakukan dengan lembar hasil evaluasi dan lembar respons peserta didik. Metode penelitian yang digunakan untuk menentukan efektifitas LKPD yakni berdasarkan skor n-Gain yang didapatkan dari selisih hasil nilai Pre-test dan Post-test, Ketuntasan indikator berpikir divergen, dan respon peserta didik. LKPD yang dikembangkan dinyatakan efektif jika skor n-Gain ≥0.3, presentase ketuntasan indikator berpikir divergen ≥75%, dan presentase respon peserta didik ≥61%. Hasil penelitian menyatakan rata-rata skor n-Gain 0.79 dikategorikan tinggi, presentase ketuntasan indikator berpikir divergen 87.8% dengan kategori tuntas, dan respon positif dengan presentase 95.5%. Dengan demikian LKPD Eubacteria berbasis CTL yang dikembangkan efektif untuk digunakan untuk peserta didik.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.