ESTIMASI MODEL KECEPATAN LOKAL GELOMBANG SEISMIK 1D DAN RELOKASI HIPOSENTER DI DAERAH SUMATERA BARAT MENGGUNAKAN HYPO-GA DAN VELEST33

Nina Iswati, Supardiyono Supardiyono, Madladzim Madladzim

Abstract


Abstrak

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap gempa bumi. Salah satu daerah yang rawan gempa bumi adalah Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model kecepatan lokal gelombang P 1D dan merelokasi hiposenter di daerah Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah metode Algoritma Genetika dan inversi menggunakan software Hypo-GA dan Velest33. Data yang digunakan sebanyak 50 data dengan rentang pada 15 April 2009–13 Februari 2013. Setelah melalui pengolahan didapatkan hasil model kecepatan akhir pada lapisan ke-1 dengan kedalaman 0,00 km sampai 17,10 km  memiliki kecepatan sebesar 5,58 km/s, pada lapisan ke-2 dengan kedalaman 17,10 km sampai 41,80 km memiliki kecepatan sebesar 7,59 km/s dan pada lapisan ke-3 dengan kedalaman diatas 41,80  memiliki kecepatan 7,94 km/s. Dari model kecepatan lokal tersebut didapatkan semakin ke dalam kecepatan gelombang primer semakin tinggi, hal tersebut menunjukkan semakin ke dalam struktur bumi semakin rapat dan menyebabkan gelombang primer menjalar lebih cepat. Berkaitan dengan koreksi stasiun pada penelitian ini, stasiun BKNI, KRJI, MKBI, MNSI, dan SDSI bernilai negatif, menunjukkan waktu tempuh gelombang P sampai pada stasiun perekam lebih cepat dibandingkan waktu tempuh gelombang P dari pusat gempa bumi menuju stasiun referensi. Hal ini mengindikasikan batuan disekitar stasiun seismik tersusun oleh batuan padat (hardrock).  Nilai koreksi stasiun positif pada stasiun PBSI, PDSI, PPSI, dan SISI mengindikasikan bahwa struktur batuan di sekitar stasiun seismik tersusun atas batuan sedimen yang menyebabkan gelombang P merambat lebih lambat untuk sampai pada stasiun pencatat. Pada relokasi hiposenter menunjukkan sebagian events mengalami kenaikan posisi kedalaman dan pergeseran posisi episenter yang tidak terlalu besar. Perbaikan posisi digunakan untuk memperbaiki hasil dari lembaga seismik yang dikeluarkan secara cepat saat terjadinya  gempa bumi. Penelitian ini mempunyai nilai GAP sebesar 225 dengan RMS error  0,50.

 

Kata Kunci : model kecepatan lokal, relokasi hiposenter, hypo-GA, velest33

 

Abstract

Indonesia is a country prone to earthquakes. One of the areas is prone to earthquakes of West Sumatra. The purpose of this study was to analyze the P wave velocity model local 1D and relocated hypocenter in West Sumatra. The method used is the inversion method using Genetic Algorithms and software Hypo-GA and Velest33. The data used as the data with a range of 50 to 15 April 2009 - February 13, 2013. After going through processing obtained in initial velocity model output results Hypo-GA, the layer-1 to a depth of 0,000 km to 17.10 km has a speed of 6.10 km/s, the layer-2 with a depth of 17.10 km to 41.80 km has a speed of 7.04 km/s and the 3rd layer above a depth of 41.80 has a speed of 8.21 km/s. Final velocity model at the output layer to Velest33 on-1 with a depth of 0,000 km to 17.10 km has a speed of 5.58 km/s, the layer-2 with a depth of 17.10 km to 41.80 km has a speed of  7 , 59 km/s and the 3rd layer above a depth of 41.80 has a speed of 7.94 km/s. Of the local velocity model obtained in the primary wave velocity will be higher, it shows the structure of the earth is getting tight and causing primary wave will spread faster. Judging by the correction station on this study, as in BKNI KRJI, MKBI, MNSI, and SDSI is negative, showing P wave travel time to arrive at a recording station faster than the P-wave travel time from the epicenter to the station reference. This indicates seismic stations around the rock is composed of solid rock (hardrock). Positive correction value at station as in PBSI, PDSI, PPSI, and SISI indicate that the seismic station rock structure composed of sedimentary rocks which causes P waves propagate slower to arrive at a recording station. At the hypocenter relocation shows some events has increased the depth and position of the epicenter of the shift is not too large. Fixes the position used to improve the results from the agency that issued for the seismic moment of the earthquake. This study has a value of 225 GAP with RMS error 0.50.

 

Keywords: local velocity ​​model, relocation hypocenter, hypo-GA, velest33



Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.