PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN BIOLOGI TENTANG BIOTECHNOLOGY  PROSES PEMBUATAN TEMPE KELAS XII DI SMAN 1 GRATI PASURUAN

AZIZ WAHYU RAMADHAN

Abstract


Pada mata pelajaran Biologi yang terdapat pada SMAN 1 GRATI Pasuruan pada materi Biotechnology khususnya tentang proses pembuatan tempe, siswa belum bisa mempraktekkan dan melihat secara langsung tentang pembuatan tempe tersebut, dikarenakan keterbatasan tempat, waktu, dan sumber belajar ( tempat produksi tempe ) yang tidak memungkinkan untuk siswa dating ke pabrik tersebut. Dari hasil observasi yang didapat dari nilai ulangan harian pada mata pelajaran Biologi Proses pembuatan tempe nilai rata rata siswa masih belum mencapai KKM. Penjelasan mengenai proses tersebut hanya dijelaskan secara lisan dan menggunakan papan tulis, serta buku paket yang dikemas dalam power point sehingga pembelajaran yang terjadi didalam kelas bersifat konvensional yaitu textbook oriented dan teacher centered. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu diperlukan pengembangan media video pembelajaran mata pelajaran biologi tentang proses pembuatan tempe yang layak dan efektif untuk siswa kelas XII SMA Negeri 1 Grati Pasuruan.


Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitaf. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik analisis data yaitu wawancara, angket dan tes. Teknik analisis data dengan menggunakan wawancara dan tes digunakan untuk memperoleh data kualitatif tentang kelayakan media Video Pembelajaran yang digunakan untuk pembelajaran dikelas, sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan tes digunakan untuk mengetahui apakah media Video Pembelajaran efektif digunakan dengan melalui soal uji pretest dan uji posttest.


Berdasarkan hasil analis data ahli materi dan ahli media dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (a) hasil presentase Ahli Materi I: 100% (baik sekali), (b) hasil presentase Ahli Materi II: 93,75 % (baik sekali), (c) hasil presentase  Ahli Media I: 95,2% (baik sekali), (d) hasil presentase Ahli Media II: 90,47 % (baik sekali). Melalui hasil angket uji coba produk, dapat disimpulkan bahwa : (a) hasil presentase  uji orang perorangan 93,3 % (baik sekali), (b) hasil presentase uji coba kelompok kecil 89 % (baik sekali), serta (c) hasil presentase pada uji coba kelompok besar 95,2 % (baik sekali). Dengan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Video Pembelajaran ini dikategorikan sangat baik dan layak digunakan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan taraf signifikan 5%,  db = N-1 (36- 1)= 35, sehingga diperoleh ttabel 2,021. Jadi thitung lebih besar dari ttabel yaitu 5,575 > 2,021. dengan demikian perbedaan hasil pre-test dan post-test tersebut dinyatakan Efektif. Dengan demikian media Video Pembelajaran tersebut dinyatakan Layak dan Efektif.


Kata kunci: Video Pembelajaran      


Abstract


In the matter of biotechnology in Biology subject which is contained in SMAN 1 Grati Pasuruan especially in the process of making tempe, students cannot practicing and direct observing about the making of tempe because there is limited spot, time and limited source of studying ( production place) which is enable for students to come and study inside. From the observation result which has been found from daily test mark in Biology subject, the average mark of the students still cannot reach KKM. The explanation of that process can be just explained in an oral manner and using blackboard, also textbook which is packaged in power point so that the process of studying in class can be conventional like textbook oriented and teacher centered. This research aims to develop a proper and effective Learning Video as a media for student XII class in SMAN 1 Grati Pasuruan.


Research method which is used in this research is qualitative and quantitative. The data is being collected using analysis data technique including interview, questionnaire and test. Analysis data technique which has been found from interview and test is used to collect the qualitative data about feasibility of learning video as a media to teach at class. Whereas, analysis data technique which has been found from questionnaire can be used to know whether Learning Video as a media is effective to be used in pre-test and post-test experiment.


Based on analysis data, Matter Expert and Media Expert can be resumed like this: percentage result Matter Expert I: 100% (very good), (b) percentage result Matter Expert II: 93,75 % (very good), (c) percentage result Media Expert I: 95,2% (very good), (d) percentage result Media Expert II: 90,47 % (very good). Based on the result of production trial-questionnaire, it can be resumed that : (a) percentage result of individual test 93,3 % (very good), (b) percentage result of small-group test 89 % (very good), and also (c) percentage result in a big group of students test 95,2 % (very good). With that result, it can be found that Learning Video as a media can be considered very well and suitable to use. Based on  calculation result in significant level 5%,  db = N-1 (36- 1)= 35, with the result that ttabel 2,021. So that thitung is bigger than ttabel  which is 5,575 > 2,021. Thus, the difference between the result of pre-test and post-test can be said as Proper. So, Learning Video as a media has been proved Proper and Effective.


Key Word: Learning Video


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.