PENERAPAN KONSELING RASIONAL EMOTIF PERILAKU UNTUK MENGURANGI PERASAAN RENDAH DIRI SISWA KELAS XI AGAMA-1 DI MAN KEMBANGSAWIT MADIUN

NUR WACHIDAH

Abstract


Tahap remaja melibatkan suatu proses yang menjangkau suatu periode penting dalam kehidupan seseorang. Namun, terdapat perbedaan antara individu satu dengan yang lainnya, yang dibuktikan dengan adanya fakta bahwa tiap remaja mengalami masa peralihan yang berbeda. Masa remaja juga menghadirkan begitu banyak tantangan, karena banyaknya perubahan yang harus dihadapi pada periode ini termasuk perubahan fisik yang cepat membawa konsekuansi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang cepat pula.


Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan konseling rasional emotif perilaku untuk mengurangi rendah diri siswa kelas XI Agama-1 di Man Kembangsawit Madiun. Penelitian ini menggunakan rancangan pre ekperimental berupa one group pretes-postes design. Subjek penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh subjek  6 siswa kelas XI Agama-1 Man Kembangsawit yang memiliki skor rendah diri rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket rendah diri. Jenis angket yang digunakan adalah angket tertutup. Analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan uji tanda. Setelah diadakan analisis dengan menggunakan uji tanda, dapat diketahui bahwa ρ = 0,016 lebih kecil dari α sebesar 5% = 0,05. Artinya setelah penerapan konseling rasional emotif perilaku siswa mengalami penurunan skor rendah diri menjadi kategori sedang dan rendah.


Hasil analisis menunjukkan bahwa konseling rasional emotif perilaku dapat mengurangi rendah diri siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada penurunan skor rendah diri siswa setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan konseling rasional emotif perilaku


 


Kata Kunci : Konseling Rasional Emotif Perilaku , Rendah diri


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.