PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA PADA ATLET (PPLM) DAN (UKM) IKATAN PENCAK SILAT INDONESIA DALAM KEGIATAN KEJURNAS TAHUN 2013

MOH BAHRUDDIN

Abstract


MOH. BAHRUDDIN, ROY J. IRAWAN


Rudiunesa@gmail.com


ABSTRAK 


Pen­cak silat meru­pakan warisan budaya bangsa Indone­sia yang sudah tum­buh dan berkem­bang ke manca Negara. Olahraga ini apabila dipertandingkan akan sering menimbulkan cedera olahraga. Maka peneliti berkeinginan untuk mengadakan penelitian tentang Penanganan Cedera Olahraga Pada Atlet (PPLM) dan (UKM) Ikatan Pencak Silat Indonesia Dalam Kegiatan Kejurnas Tahun 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cedera apa yang sering terjadi dan bagaimana cara pertama untuk menangani cedera olahraga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif karena menggambarkan mengenai Penanganan Cedera Olahraga Pada Atlet (PPLM) dan (UKM) Ikatan Pencak Silat Indonesia Dalam Kegiatan Kejurnas Tahun 2013. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian populasi karena tidak menggunakn teknik sampling. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh Atlet (PPLM) dan (UKM) Ikatan Pencak Silat Indonesia Dalam Kegiatan Kejurnas Tahun 2013 yang berjumlah 32 Atlet. Hasil yang diperoleh 32 responden melalui angket yaitu : atlet yang mengalami cedera olahraga menperoleh hasil 70% yang tergolong cukup kuat. Cedera yang sering di alami oleh atlet adalah memar yang memperoleh hasil 82% skala tergolng sangat kuat. Cedera berat ditangani oleh dokter memperoleh hasil 79% skala tergolong sangat kuat. Pencegahan cedera dengan pemanasan memperoleh hasil 82% skala tergolong sangat kuat. Penanganan pertama cedera dengan menggunakan metode RICE memperoleh hasil 78% skala tergolong kuat. Pemulihan cedera olahraga menggunakan terapi latihan memperoleh hasil 73% yang tergolong kuat. Semua atlet sering engalami cedera memar akibat kontak fisik saat bertanding dan hampir semua atlet melakukan penanganan pertama cedera dengan menggunakan RICE.


Kata kunci: Penanganan Cedera Olahraga, Atlet


 


ABSTRACT 


Pencak silat is Indonesian cultural heritage that has developed into foreign countries. It kind of Indonesia martial arts that contain of blocks, kicks, evasion, punch, dings, and lock. This sport often causes injuries in the competition. The purpose of this study is to determine the common injuries and the first aid to handle those injuries. This study is a qualitative descriptive because it describes the first aid Sports Injuries of Athletes (PPLM) and (UKM) Indonesian Pencak Silat Association at National Championship 2013. In this study used population because it did not use sampling technique. The subject of this study were all athletes (PPLM) and (UKM) Indonesian Pencak Silat Association at National Championship 2013 that consist of 32 athletes. The results obtained through questionnaires of 32 respondents are: athletes who suffered from sports injury were 70 % which is quite strong. Bruised injury were often occurred by athletes were 82 %, the scale is very strong. And serious injury that treated by a doctor were 79 %, the scale is very strong. The prevention of the injury by warming up were 82 %, the scale is very strong. The first aid by using RICE method obtained result 78 %, the scale is very strong. Sports injury recovery using therapy gained result 73 %, are classified strong. All athletes often get bruised injury due to physical contact during a match and almost all athletes use the first treatment of injury by using RICE.
Keywords: Handling sports injuries, Athletes


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.