PERSEPSI PEMILIH TENTANG POLITIK UANG DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA DI DESA GADUNGSARI

Nadya Nurul Alifah, Maya Mustika Kartika Sari

Abstract


Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan persepsi pemilih tentang praktik politik uang dalam pemilihan kepala desa di Desa Gadungsari Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Persepsi diperoleh 
berdasarkan empat tahapan yaitu kategorisasi atau menilai secara garis besar, mencari dan memperhatikan tanda-tanda terkait informasintentang praktiknpolitik uang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif berbentuk survei.nLokasi penelitian terletak di Desa Gadungsari Kecamatan  Tirtoyudo Kabupaten Malang. Populasi penelitian ini adalah total jumlah pemilih yaitu sebanyak 2017 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan diperoleh 95 sampel. Data diambil menggunakan angket tertutup yang dibagikan kepada 95 responden. Responden berasal dari Dusun Kampung Baru, Tugu, Besaran, Jurang Dowo, Rempelas, Kali Gadung, Gunung Jidor, dan Dongki. Uji
kevalidtan instrumenndalam penelitian ini menggunakan ujinvaliditas dan reliabilitas. Analsis persentase berguna untuk mencari gambaran umum tentang persepsi pemilih terhadap praktik politik uang, apakah termasuk persepsi negagatif atau persepsi positif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa 75 dari 95 responden atau 79% memberikan persepsi negatif terhadap praktik politik uang, sedangkan 20 dari 95 responden atau 21% memberikan persepsi positif terhadap praktik politik uang. Artinya, rata-rata responden memberikan persepsi negatif terhadap praktik politik uang dalam pemilihan kepalandesa di Desa Gadungsari Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.

Kata Kunci: persepsi, pemilih, politik uang.

Abstract
The purpose of this study was to describe voters' perceptions about money politics practices in village head elections in Gadungsari Village, Tirtoyudo District, Malang Regency. Perception is obtained based on four stages, namely categorizing or broadly evaluating, looking for and paying attention to signs related to information about money politics practices. The research method used is a quantitative survey. The research location is located in Gadungsari Village, Tirtoyudo District, Malang Regency. The population of this study is the total number of voters, as many as 2017 people. The sampling technique using cluster random sampling and obtained 95 samples. Data was collected using a closed questionnaire that  as distributed to 95 respondents. Respondents were from Kampung Baru Hamlet, Tugu, Besaran, Dowo Gorge, Rempelas, Gadung River, Gunung Jidor, and Dongki. The instrument validity test in this study used the validity and reliability test. Percentage analysis is useful for finding a general description of voter perceptions of money politics practices, whether including negative or positive perceptions. Based on data analysis, it can be concluded that 75 of 95 respondents or 79% gave negative perceptions of money politics practices, while 20 of 95 respondents or 21% gave positive perceptions of money politics practices. That is, the average respondent gave a negative perception of the practice of money politics in village head election in Gadungsari Village, Tirtoyudo District, Malang Regency.

Keywords: perception, voters, money politics


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.