Pengaruh Latihan Deadlift dan Barbell Squat Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Tungkai (Studi Pada Mahasiswa FIO Non Atlet)

NANDA PURNAMA, TUTUR JATMIKO

Abstract


ABSTRAK

Untuk melakukan aktivitas sehari-hari manusia membutuhkan peranan otot tungkai yang kuat untuk menopang tubuh. Otot tungkai yang kuat didapatkan melalui latihan beban yang terprogram, sistematis, dan dilakukan secara berkelanjutan. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan antara dua latihan beban terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai, diantaranya adalah latihan deadlift dan latihan barbell squat.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitaif dengan pendekatan deskriptif, desain penelitian yang digunakan adalah two groups ekperimental design yang menggunakan subjek penelitian sebanyak dua puluh mahasiswa olahraga berstatus non-atlet yang melakukan treatment selama enam minggu. Teknik analisis data yang digunakan adalah mean, standar deviasi, uji normalitas (saphiro wilk), uji homogenitas, uji paired t-test, uji independent t-test.

Hasil dari penelitian ini adalah hasil uji paired sample t-test pada kelompok deadlift memiliki nilai P < 0,05, uji paired t-test pada kelompok barbell squat memiliki nilai P < 0,05. Uji independent samples t-test antara kelompok deadlift dan barbell squat adalah P > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan deadlift terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai, terdapat pengaruh yang signifikan pada latihan barbell squat terhadap peningkatan otot tungkai, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara latihan deadlift dan barbell squat terhadap peningkatan otot tungkai.

Kata Kunci: Barbell squat, Beban, Deadlift, Kekuatan, Otot tungkai


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.