Pengaruh Metode Ekstraksi dan Jumlah Gula Terhadap Mutu Organoleptik Sirup Bunga dan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi. L)

ENGGAR AZMILIA AISYAH

Abstract


Abstrak

Sirup bunga dan buah belimbing wuluh merupakan cairan pekat yang terbuat dari larutan gula kental dengan cita rasa khas belimbing wuluh dan aroma khas rempah rempah yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui : 1) pengaruh metode ekstraksi dan jumlah gula terhadap mutu organoleptik sirup bunga dan buah belimbing wuluh yang meliputi warna, aroma, kekentalan dan rasa; 2) kandungan gula, aneka jenis antioksidan antara lain: flavonoid, triterpenoid, saponin dan vitamin C dari hasil uji organoleptik produk terbaik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pola factorial 2X3 dengan variabel bebas metode ekstraksi dengan 2 macam metode (Simmering dan au bain marie) dan dengan perbandingan jumlah gula air:gula (1:1, 1:1,25 1:1,5). Penelitian dilakukan dengan metode observasi oleh 10 panelis terlatih dan 20 panelis semi terlatih. Analisis data menggunakan metode analisis varian ganda (two way anova) dan uji lanjut Duncan.

Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh nyata pada interaksi metode ekstraksi dan jumlah gula terhadap mutu organoleptik sirup. Metode ekstraksi berpengaruh nyata terhadap organoleptik warna, aroma dan kekentalan sirup bunga dan buah belimbing wuluh. perbandingan jumlah gula berpengaruh nyata terhadap mutu organoleptik tingkat kekentalan, rasa dan tingkat kesukaan sirup belimbing wuluh. Hasil kandungan kimia produk sirup bunga dan buah belimbing wuluh terbaik diperoleh dari penggunaan metode esktraksi au bain marie dengan perbandingan jumlah gula 1:1,5 (air : gula). Hasil kandungan uji kimia dari produk terbaik meliputi : kandungan gula sebesar 60,08%, flavonoid sebesar 14,65 mg/100ml, triterpenoid sebesar 16,36 mg/100ml, saponin sebesar 22,44 mg/100ml, dan vitamin C sebesar 22,90 mg/100g.

Kata kunci: Sirup belimbing wuluh, metode ekstraksi dan jumlah gula.

Abstract

Flower and fruit of averrhoa bilimbi syrup are concentrated liquid made from condensed solution of sugar with unique flavor of averrhoa bilimbi and unique aroma of herbs and spice. The purpose of this research is to discover: 1) the effect of extraction method and the amount of sugar on the organoleptic quality flower and fruit of averrhoa bilimbi syrup includes color, aromatic, consistency and flavor; 2) the content of sugar, various kinds of antioxidants include:flavonoids, triterpenoids, saponins and vitamin C from the results of the best product organoleptic test. This type of research is an experiment with factorial pattern 2x3 with an independent variable extraction method with 2 kinds of methods (Simmering and au bain marie) and the amount of sugar with a ratio of water:sugar (1:1, 1:1.25, 1:1.5). This research uses observation method from 10 trained panelists and 20 semi-trained panelists. Data analysis used a one-way ANOVA analysis method and Duncans advanced test.

The results showed no real influence on the interaction of the extraction methods and the amount of sugar against the quality of organoleptik syrup. Extraction method of influential real against organoleptik of colors, aromatic and consistency flower and fruit of averrhoa bilimbi syrup. comparison of the amount of sugar the real effect against the organoleptik quality level of consistency, taste and level of averrhoa bilimbi syrup gladness. The results of the chemical content of the best flower and bilimbi fruit syrup products were obtained from the use of au bain marie extraction method with a ratio amount of sugar 1:1.5 (water:sugar). The results of the chemical test content of the best products include: sugar content of 60.08%, flavonoids of 14.65mg/100ml, triterpenoid of 16.36mg/100ml, saponins of 22.44mg/100ml, and vitamin C of 22.90mg/100g

Keywords: averrhoa bilimbi syrup, extraction method and amount of sugar.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.