FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT KONSUMEN DALAM MEMILIH TATA RIAS PENGANTIN MODIFIKASI BERKERUDUNG (BERHIJAB) DI KABUPATEN PAMEKASAN

NURUL JANNAH

Abstract


Abstrak


Tata rias pengantin merupakan bagian dari tata rias korektif, dalam merias pengantin perlu ditampilkan dengan gaya dan seni sesuai tradisi masing-masing. Tata rias pengantin di Indonesia sangat beragam, hampir disetiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas tata rias pengantin. Pamekasan sampai saat ini belum memiliki tata rias pengantin yang di bakukan. Pamekasan memiliki perkembangan tata rias pengantin yang beragam sesuai dengan apa yang diinginkan calon pengantin ataupun pengantin. Di Pamekasan sangat jarang menggunakan tata rias pengantin yang berasal dari Madura. Tata rias pengantin di Kabupaten pamekasan berkembang dengan berbagai faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat antara lain faktor budaya, faktor pribadi, dan faktor sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat konsumen dalam memilih tata rias pengantin modifikasi berkerudung (berhijab) di Kabupaten Pamekasan untuk mengetahui faktor sosial, faktor Pribadi dan faktor sosial. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan angket. Instrument penelitian berupa observasi dan wawancara yang dilakukan kepada Ketua DPC Harpi Melati Pamekasan dan salah satu perias terkenal di Pamekasan, dan lembar angket yang ditujukan kepada 30 responden. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian meliputi 3 faktor yaitu (1) faktor budaya memperoleh nilai rata-rata sangat setuju 46%. (2) faktor pribadi memperoleh nilai rata-rata setuju 38,5%. (3) faktor sosial memperoleh nilai rata-rata Setuju 34,7%. Kesimpulan berdasarkan analisis data untuk faktor budaya, faktor pribadi, dan faktor sosial sangat berpengaruh dalam faktor minat konsumen dalam memilih tata rias pengantin Modifikasi berkerudung (berhijab) di Kabupaten Pameksan.


Kata kunci: Tata Rias Pengantin, Modifikasi berkerudung, Kabupaten Pamekasan.


 


Abstract


Bridal makeup is part of a corrective makeup, bridal makeup needs to be displayed in the appropriate style and art traditions of each. Bridal makeup in Indonesia is very diverse, almost every region in Indonesia has a typical bridal makeup. Pamekasan until now has not had a bridal makeup that standardize. Pamekasan have bridal developments that vary according to the wishes of the bride or groom. In Pamekasan very rarely use bridal originating from Madura.  Bridal makeup in Pamekasan Regency developing a variety of factors. Factors that affect the interests of other cultural factors, personal factors, and social factors. This study aims to determine the factors that affect the interests of consumers in choosing bridal hooded modification (hijab) in Pamekasan to know as social, private and social factors. This research is descriptive quantitative research. Data collection methods used were observation, interviews and questionnaires. Research instrument in the form of observations and interviews conducted by the Chairman of the DPC Harpi Bed Pamekasan and one well-known makeup artist in Pamekasan, and sheets questionnaire addressed to 30 respondents. Data were analyzed using a percentage formula. The results of the study includes three factors: (1) the cultural factors obtain an average value strongly agree 46%. (2) the personal factor obtaining an average value of 38.5% disagree. (3) social factors obtain an average value Agree 34.7%. Conclusions based on data analysis to cultural factors, personal factors, and social factors are very influential factor in consumer interest in selecting bridal hooded Modification (hijab) in the District Pameksan.


Keywords: Bridal Makeup, Modification hooded, district Pamekasan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.