IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PENATAAN SANGGUL GALA SISWA KELAS XI TATA KECANTIKAN RAMBUT SMK NEGERI 1 SOOKO MOJOKERTO

CATUR WULANDARI

Abstract


Abstrak: Kegiatan belajar mengajar penataan sanggul gala di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto masih menggunakan metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Model pembelajaran langsung merupakan model pembelajaran yang tepat untuk mengajarkan kompetensi penataan sanggul gala karena model tersebut dapat membimbing siswa dalam memahami pengetahuan deklaratif dan prosedural. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterlakanaan sintaks oleh guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan respon siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdapat 4 tahap, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observing), dan refleksi. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran langsung pada 22 siswa SMKN 1 Sooko Mojokerto. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi dan pembagian angket kepada siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan sintaks pembelajaran oleh guru sebesar 3,24 pada siklus I, kemudian di siklus II meningkat menjadi 3,61. Aktivitas siswa di siklus I sebesar 74,6% meningkat di siklus II menjadi 78,6%. Hasil belajar di siklus I sebesar 91% dengan nilai akhir rata-rata 79,9, meningkat di siklus II menjadi 100% dengan nilai akhir rata-rata sebesar 87,7. Sedangkan respon siswa secara keseluruhan mencapai 72-88%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran langsung dapat meningkatkan keterlaksanaan sintaks guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam pelaksanaan penataan sanggul gala, serta menciptakan respon positif dari siswa  SMKN 1 Sooko Mojokerto.


Kata kunci: Model pembelajaran langsung, sanggul gala


 


 


Abstract: Learning activities of bun setup of gala at vocational high school 1 Sooko Mojokerto used less variety of learning method. Direct instruction is suitable learning method to learn competence of gala’s setup bun because these learning model is able to guide students in understanding declarative and practical knowledge. The aims of this research are describing the practical of learning syntax by teacher, students activities, learning outcomes of students, and student’s responses.This research is the Classroom Action Research that consists of two cycles. Each cycle consists of 4 steps, are planning, action, observing, and reflection. This research implements the syntax of direct instruction’s learning model to 22 students of vocational high school 1 Mojokerto. The data are gained by observing and quisionering, then they are analyzed descriptive qualitatively. The research’s result are the score of learning syntax practical obtains 3.24 in first cycle, in second cycle increased to 3.61.  Student’s activities in first cycle obtains 74.6%, in second cycle increased to 78.6%. Learning outcomes completeness in first cycle obtains 91% with average final score 79.9, in second cycle increasd to 100% with average final score 87.7.  After that, student’s responses overall obtains 72-88%. Based on the research, can be concluded the implementation of direct instruction model is able to increase teacher’s learning syntax practical, student’s activities, and students learning outcomes in practice of bun setup of gala, also creates high positive responses from students of hairstyling at State School 1 Mojokerto.


Keywords: Direct Instruction Model, Classroom Action Research


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.