PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) PADA KETERAMPILAN MENULIS KALIMAT TUNGGAL BAHASA JERMAN SISWA KELAS X SMAN 3 KEDIRI

UMI MAULIDIYAH

Abstract


Kata Kunci : Keterampilan Menulis, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, kalimat tunggal

Pembelajaran kooperatif membuat siswa bekerjasama satu sama lain. Dalam pembelajaran ini, siswa yang memiliki kemampuan bahasa jerman lebih baik akan membantu siswa yang kurang menguasai bahasa jerman. Suasana belajar seharusnya tidak membosankan. Oleh karena itu, guru membutuhkan suatu teknik pembelajaran untuk membuat siswa aktif. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) membuat siswa aktif, senang, dan pintar.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah „ Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada keterampilan menulis kalimat tunggal bahasa Jerman kelas X-4 SMAN 3 Kediri“. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah „untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada keterampilan menulis kalimat tunggal bahasa Jerman kelas X-4 SMAN 3 Kediri.“
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang hasilnya ditunjang oleh data kuantitatif. Penelitian dilakukan sebanyak lima kali tatap muka. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hanya untuk menunjang penerapan model kooperatif tipe TGT.
Berdasarkan pengamatan peneliti, sebelum menerapkan model pembelajaran kooperatif, siswa sering salah dalam penyusunan pembuatan kalimat, tidak menghiraukan artikel yang mengikutinya dan penulisan huruf, dan sering melakukan pengulangan dalam penulisan kalimat. Tetapi setelah menerapkan model kooperatif tipe TGT, siswa lebih mudah mengingat materi, terampil dalam menyusun kalimat, memahami struktur yang benar, dan mudah dalam membuat kalimat sehingga keterampilan menulis kalimat tunggal bahasa Jerman siswa kelas X-4 meningkat.
Kesimpulan yang dapat diambil adalah model pembelajaran kooperatif tipe TGT memiliki nilai positif dalam pembelajaran menulis kalimat tunggal. Nilai positif keberhasilan model pembelajaran ditunjukkan oleh lembar observasi siswa dan ditunjang dengan hasil belajar siswa selama lima kali pertemuan. Maka dari itu, dianjurkan agar model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat diterapkan pada tema-tema lainnya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.