Pengaruh Pemberian Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa) terhadap Mortalitas Kutu Daun (Aphis gossypii)

Mochamad Sulung Didi Permadi, Herlina Fitrihidajati

Abstract


Pestisida alami adalah pestisida yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Jenis pestisida ini mudah diurai di alam sehingga aman bagi manusia dan lingkungan. Tanaman brotowali (Tinospora crispa) dapat dimanfaatkan sebegai pestisida alami untuk mengendalikan hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tanaman brotowali  sebagai pestisida untuk mengendalikan hama kutu daun (Aphis gossypii). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu faktor perlakuan yaitu pemberian konsentrasi ekstrak batang brotowali yang terdiri atas enam perlakuan (A=0%, B=3,125%, C=6,25%, D=12,5%, E=25%, F=50%) dengan empat pengulangan dengan jumlah sampel 20 pada setiap perlakuan sehingga total sampel 480. Penelitian dilakukan selama lima hari terhitung setelah 24 jam perlakuan dengan melihat jumlah mortalitas kutu daun. Sampel tanaman brotowali diperoleh dari Ketintang, Surabaya selanjutnya diekstrak dengan menggunakan alat Rotary vacum evaporator. Kutu daun diperoleh di lahan pertanian di daerah Mojokerto. Data dianalisis dengan menggunakan oneway Anova dan dilanjutkan dengan uji turkey dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada pemberian ekstrak batang brotowali terhadap mortalitas kutu daun yang ditunjukkan dengan adanya mortalitas terhadap kutu daun setalah pemberian ekstrak batang brotowali. Konsentrasi ekstrak batang brotowali yang efektif mempengaruhi mortalitas Aphis gossypii yaitu konsentrasi 3,125 %.


Keywords


brotowali; pestisida alami; mortalitas; kutu daun.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi

Penerbit

Jurusan Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Surabaya

p-ISSN: 2252-3979 | e-ISSN: 2685-7871

View My Stats