PENERAPAN FUZZY LOGIC MENGGUNAKAN METODE MAMDANI PADA VACUUM CLEANER

VERRYNA ADZILLATUL FATHIHA

Abstract


Vacuum Cleaner atau yang biasa dikenal dengan sebutan alat penghisap debu berfungsi untuk membersihkan debu dari lantai dan karpet Debu selalu menjadi masalah utama pada rumah, terlebih jika debu tersebut berada pada karpet. Untuk itu dengan adanya alat pembersih debu atau vacuum cleaner dapat mempermudah pekerjaan rumah tangga tanpa membutuhkan tenaga ekstra untuk membersihkan debu-debu membandel tersebut. Dalam kasus ini masalah yang timbul yaitu bagaimana cara menerapkan logika fuzzy menggunakan metode mamdani pada vacuum cleaner untuk mengetahui apakah besar daya hisap yang dikeluarkan oleh alat vacuum cleaner sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Untuk menerapkan logika fuzzy menggunakan metode mamdani pada vacuum cleaner dilakukan beberapa tahapan diantaranya yaitu menentukan variabel fuzzy, kemudian menentukan nilai derajat keanggotaan, sistem interferensi atau aturan fuzzy, menentukan komposisi Min-Max dan yang terakhir yaitu defuzzifikasi menggunakan metode centroid. Faktor-faktor yang diperhatikan antara lain yaitu kondisi dari banyaknya debu dan bentuk permukaan bidang yang akan dibersihkan. Faktor tersebut digunakan sebagai variabel bebas. Sedangkan untuk variabel terikat adalah kecepetan dari vacuum cleaner untuk menghisap debu. Berdasarkan simulasi data dengan input lantai kasar sebesar 60% yang berarti kasar dan debu 40% yang berarti sedang, maka output yang diperoleh pada besar hisapan 48.961% yaitu besar. Hal ini terbukti bahwa berdasarkan aturan dua jika debu sedang dan permukaan kasar maka besar dari hisapan vacuum cleaner adalah besar. Maka dapat disimpulkan dari percobaan ini penggunaan logika fuzzy pada vacuum cleaner akan sangan menghemat yang dikeluarkan.

Kata kunci: Logika Fuzzy, vacuum cleaner, Min-Max, centroid


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.