EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM SOLID WASTE APPLICATION TRANSPORTATION (SWAT) DI DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA SURABAYA

WAHYU PUJI LESTARI

Abstract


ABSTRAK



Sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) merupakan suatu sistem aplikasi berguna untuk mempermudah monitoring pergerakan sampah mulai dari inisialisasi kendaraan sampah, pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM), pengambilan sampah di TPS dan pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui Jembatan Timbang.dan verifikasi data secara online. Diterapkannya sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) berawal dari banyaknya temuan akan kurangnya pengawasan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya akan pergerakan kendaraan sampah yang membuang sampah ke TPA melalui Jembatan Timbang.. pada awal penerapan sistem tersebut, sopir kendaraan sampah menganggap bahwa sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) itu terlalu rumit dan tidak adanya penjaga loket Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya di Jembatan Timbang Benowo pada hari jumat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengukur efektivitas penerapan sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya yang mengacu pada variabel pengukuran efektivitas menurut DeLone dan McLean yang meliputi kualitas sistem (system quality), kualitas informasi (information quality), kualitas layanan (service quality), penggunaan (use), kepuasan pengguna (user satisfaction) dan keuntungan perusahaan (net benefit) Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif  dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 30 orang dari populasi 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, obervasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  efektivitas penerapan sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya dapat dikatakan sangat efektif dengan skor 84,42%. Hal ini dapat dilihat dari penelitian setiap sub variabel dengan rincian skor System Quality 83,50%, Information Quality 86,67%, Service Quality 81,73%, User 83,73%, User Satisfaction 83,07%, dan Net Benefits 87,07%. Berdasarkan hasil prosentase nilai responden tersebut maka bahwa  efektivitas penerapan sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya dapat dikatakan sangat efektif.  
Kata Kunci: Efektivitas, Electronic Government, Solid Waste Application Transportation (SWAT)


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.