The Practice of Immediate Correction on Students’ Oral Production Errors in Tenth Graders Classes of A State High School in Sidoarjo

IKAL MALIS

Abstract


Di dalam pengajaran bahasa Inggris, baik dalam konteks Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua maupun bahasa asing, terdapat sebuah teknik yang disebut koreksi langsung atau umpan balik-koreksi, ynag bisanya digunakan dalam mengoreksi kesalahan verbal. Banyak peneliti tidak menganjurkan penggunaan koreksi langsung disebabkan adanya beberapa kelemahan dalam teknik tersebut. Akan tetapi, dalam praktiknya, masih banyak guru bahasa Inggris yang masih menggunakan teknik ini dalam mengoreksi kesalahan verbal siswa.


Dalam penelitian ini, peneliti mencoba untuk mengungkap praktik penggunaan teknik koreksi langsung pada kesalahan verbal siswa yang terjadi di tingkatan kelas sepuluh di sebuah sekolah menengah negeri di Sidoarjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap tipe-tipe koreksi langsung apa saja yang paling banyak digunakan oleh guru bahasa Inggris siswa kelas sepuluh di sekolah tersebut, dan alasan-alasan apa sajakah yang mendasari guru untuk  menggunakan tipe-tipe tersebut. Untuk kepentingan tersebut, peneliti meneliti dua orang guru bahasa Inggris siswa kelas sepuluh di sekolah tersebut. Pertama, peneliti mengobservasi proses belajar mengajar yang dilakukan oleh masing-masing guru untuk mencari tahu tipe-tipe koreksi langsung yang paling banyak digunakan oleh guru; para guru sedang mengajar keahlian membaca ketika observasi berlangsung. Kedua, setelah tipe-tipe koreksi langsung yang paling banyak dipakai telah diketahui, peneliti menwawancarai kedua guru mengenai alasan mereka menggunakan tipe-tipe koreksi langsung tersebut.


Hasil dari penelitian ini mengungkap bahwa, pertama, tipe-tipe koreksi langsung yang paling banyak digunakan guru dalam mengoreksi kesalahan verbal siswa adalah recasts, explicit correction, repetition, dan metalinguistic feedback. Kedua, ada empat alas an guru dalam menggunakan empat tipe koreksi langsung tersebut. Alasan-alasan tersebut adalah, pertama, guru A menggunakan recasts dan explicit correction atas dasar respon otomatis terhadap kesalahan siswa. Kedua, Guru B menggunakan recast atas dasar kepentingan manajemen kelas atau ketika menemui kesalahan pengucapan yang tidak dapat ditoleransi. Ketiga, kedu guru menggunakan repetition atas dasar keyakinan bahwa repetition dapat membuat siswa menyadari kesalahannya sendiri. Keempat, guru B menggunakan metalinguistic feedback untuk menangani kesalahan yang terjadi pada hal-hal yang pernah diterangkan berulang kali atau kesalahan pada hal-hal yang dianggap masuk dalam tingkatan dasar dalam penguasaan bahasa Inggris.


Kata Kunci: Koreksi langsung, Umpan balik-koreksi, Kesalahan dalam pengucapan, EFL


 


Abstract


In the teaching of English both in the fields of ESL or EFL, there is a correction technique called immediate correction, or corrective feedback, which is usually used in correcting students’ oral production errors. Immediate correction on students’ oral production errors, however, is a correction technique which many researchers suggest not to use since they believe that immediate correction has several disadvantages. However, despite of the argument, many English teachers still use immediate correction when correcting their students’ oral production errors.


In this study, the researcher tried to reveal the practice of immediate correction on students’ oral production errors in tenth graders classes of a state high school in Sidoarjo. This objective covers finding out the immediate correction types which the teachers of tenth graders classes of this state high school in Sidoarjo use most frequently, and the teachers’ reasons for the use of those immediate correction types. Two English teachers participated in the study. The researcher observed the teachers’ performance to find out the immediate correction types that the teachers used most frequently in correcting students’ oral production error, while the teachers were teaching reading skills. Both teachers were then, also interviewed related to their reasons for having used the most frequently used immediate correction types.


The study revealed two findings. Firstly, four immediate correction types, namely recasts, explicit correction, repetition, and metalinguistic feedback came out as the immediate correction types, which were most frequently used by the teachers. Secondly, the teachers’ reasons for using the most frequently used immediate correction types were quite various. First, teacher A used recast and explicit correction automatically without any underlying reasons. Second, teacher B had used recast because of her concern over class management issue and students’ bad pronunciation. Third, both teachers used repetition because both teachers believed that repetition could make students realize their own errors. The last, teacher B used metalinguistic feedback to deal with errors over something that has been explained many times and over something that the teacher considered as very basic English.


Keywords: Immediate correction, Corrective feedback, Oral production errors, EFL


 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.