PEMANFAATAN CITRA LANDSAT 8 OLI UNTUK ANALISIS DESERTIFIKASI BATUAN KARST GUNUNG SEWU BAGIAN TIMUR DI KECAMATAN PONJONG, GUNUNG KIDUL

DIMAS ANGGORO, EKO BUDIYANTO

Abstract


Abstrak
Kawasan Karst Gunungsewu memiliki kondisi hidrologi yang khas sebagai akibat dari batuan yang mudah larut dan mempunyai porositas sekunder yang berkembang baik. Hasil penelitian terdahulu menyebutkan bahwa sebagian wilayah karst Gunungsewu yang merupakan area penyangga air banyak dialihfungsikan untuk kegiatan pertambangan. Analisis desertifikasi batuan karst menjadi penting diteliti dikarenakan mempengaruhi kerentanan ekosistem karst saat terjadi desertifikasi batuan. Desertifikasi batuan karst dapat diperoleh dari indeks batuan permukaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis desertifikasi dengan (1) mendeskripsikan persebaran tingkat desertifikasi, dan (2) data laju desertifikasi karst Gunungsewu menggunakan data spektral citra Landsat 8 OLI.
Penelitian ini menggunakan penginderaan jauh dengan Normalized Difference Rock Index dan Normalized Difference Vegetation Index sebagai parameter menganalisis desertifikasi batuan karst. Jenis penelitian ini adalah diskriptif kuantitatif menggunakan analisis statistik spasial dan pengambilan sampel penggunaan lahan seperti lahan terbuka, tambang, pemukiman, vegetasi lebat, sawah, badan air dilakukan secara purposive. Pengambilan data dilapangan sebagai ground checking untuk mendapatkan data yang reliable.
Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa persebaran tingkat desertifikasi batuan yang terjadi pada tahun 2019 karst Ponjong Gunungsewu didominasi oleh kriteria tingkat terdesertifikasi sedang tersebar dari selatan ke utara. Tingkat desertifikasi sedang memiliki kriteria tutupan vegetasi berkisar 20-40% dan singkapan batuan berkisar 50-70%. Kondisi tersebut mengalami tren laju desertifikasi menaik daripada 6 tahun sebelumnya.
Kata kunci: Penginderaan Jauh, Desertifikasi Batuan Karst, Citra Landsat 8 OLI.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.