TOKOH PRABU KRESNA DALAM WAYANG PURWA DAN SEKAR WIJAYA KUSUMA SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA KRIYA LOGAM

NUR HIDAYATI, INDAH CHRYSANTI ANGGE

Abstract


Wayang merupakan salah satu kesenian tradisional di Indonesia, terutama Jawa, Sunda, dan Bali. Bahkan beberapa orang atau kelompok menyebutkan wayang adalah bagian dari kesenian klasik. Salah satu tokoh yang cukup terkenal dalam cerita pewayangan adalah Prabu Kresna. Tokoh ini digambarkan sebagai seorang kesatria dengan tubuh yang tidak begitu tinggi besar namun cukup gagah, berwajah rupawan, juga seorang raja yang adil lagi bijaksana. Perisai atau pegangan berupa Sekar Wijaya Kusuma yang dimilikinya mengantarkan sebuah cerita yang bermuara pada kisahnya bersama Dewi Pratiwi. Hal tersebut yang mendasari penulisan tokoh Prabu Kresna dan Sekar Wijaya Kusuma sebagai sumber ide perwujudan karya skripsi ini. Proses perwujudan karya melalui beberapa tahapan, yakni berawal dari penemuan ide, penentuan tema, perumusan konsep, proses perwujudan karya hingga proses penyempurnaan. Bahan utama yang digunakan dalam proses perwujudan karya adalah logam tembaga berbentuk plat dengan ketebalan 0.5 mm. Teknik yang digunakan dalam perwujudan karya adalah teknik ukir wudulan, rancapan, dan endak-endakan. Serta tahapan finishing menggunakan proses oksidasi kimia dengan Sn. Karya yang dibuat dengan ide tokoh pewayangan Prabu Kresna dan Sekar Wijaya Kusuma diwujudkan kedalam empat bentuk karya panel yang tentunya dengan desain yang berbeda. Setiap karya memiliki cerita yang saling berhubungan, yakni hubungan antara Prabu Kresna, Sekar Wijaya Kusuma, dan Dewi Pertiwi.

Kata Kunci: Kriya Logam, Prabu Kresna, Sekar Wijaya Kusuma, Wayang Purwa


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.